“Di sekolah, kamu mendapatkan pelajaran dan diberikan ujian. Dalam kehidupan, kamu diberikan ujian yang memberikanmu sebuah pelajaran” – Tom Bodett

Selama terjadinya beberapa perubahan positif dalam lebih dari 3 tahun belakangan ini, saya telah banyak belajar. Sebelumnya saya dikenal luas oleh keluarga dan teman sebagai orang yang mempunyai cukup banyak tantangan untuk bahkan mengurus diri sendiri, apalagi seorang bayi suatu hari nanti. Saya tidak dewasa, pemabuk, penjudi dan selalu bermain-main dengan wanita. Saya terperangkap dalam apa yang saya sebut ‘siklus hidup yang menghancurkan’.

Setelah hampir kehilangan kemampuan untuk berjalan sebanyak dua kali dalam setahun lewat kecelakaan mobil dan cedera saat bermain sepak bola, saya akhirnya mengambil kendali dalam hidup saya. Saya menyelesaikan gelar Magister dalam bidang Psikologi dan saya membaca lebih dari 300 buku pengembangan diri dalam 3 tahun. Saya cukup beruntung untuk dapat mengubah diri saya ke titik di mana sekarang saya dapat melakukan apa yang saya senangi untuk membantu orang lain. Jarak yang saya telah tempuh dapat disimpulkan ketika kekasih saya menatap saya dan berkata, “Jermaine, kamu akan menjadi seorang Ayah yang luar biasa”. Saya berpikir, “Wah, benarkah begitu?”

Saya kemudian berpikir mengenai semua hal menakjubkan yang telah saya pelajari dalam dua tahun terakhir ini dan saya telah mendapatkan daftar 9 pelajaran yang akan dengan bangga saya ajarkan kepada anak-anak saya saat mereka menyelesaikan sekolah dan akan mulai memasuki dunia dan lingkungan kerja.

 

1. Fokus Pada Prioritasmu

Sangatlah penting untuk memastikan apa prioritas dalam hidupmu dan kemudian mengambil langkah nyata mengenainya setiap hari apabila memungkinkan. Jangan menipu diri sendiri dan terus membuat ‘Daftar Hal Yang Harus Dilakukan’, mulailah lakukan saat ini juga.

2. Sebuah Masalah Dapat Menjadi Sebuah Tantangan yang Menyenangkan

Walaupun masalah dapat membuatmu stres, kamu akan menyadari bahwa masalah pada akhirnya akan menjadi tantangan yang apabila berhasil ditangani dapat mendekatkanmu pada tujuanmu. Membuat perubahan mental kecil dalam melihat masalah sebagai batu loncatan pada tujuan akhir akan membawa manfaat besar dalam tiap langkahmu.

3. Kebahagiaan Datang Dari Dalam

Apabila kamu melihat dirimu mengikat kebahagiaanmu pada hal-hal yang berada di dunia luar, kamu akan kecewa. Akan tetapi, buatlah keputusan untuk mendasari kebahagiaanmu pada hal-hal yang dapat kamu kendalikan, seperti pikiranmu dan apa yang dapat membuatmu bersyukur pada saat apapun dalam hidup. Kamu akan lebih sering merasa berbahagia.

4. Lakukan Apa Yang Sulit dan Hidup Akan Menjadi Mudah

Para pencapai yang hebat seringkali melakukan banyak hal yang sulit dan membosankan dalam perjalanan mereka. Hal-hal seperti berkutat pada rutinitas, melihat situasi dengan detail luar biasa, atau melatih keterampilan selama 10 jam sehari. Inilah hal-hal yang tampak membosankan dan sulit, tetapi diperlukan agar kamu mendapatkan kehidupan yang kamu inginkan.

5. Kemajuan Membutuhkan Pengulangan

Saat saya pertama kali memutarbalik kehidupan saya, saya menyadari bahwa hanya dengan membaca cara dan strategi dalam buku akan memberikan dampak kecil bagi saya. Saya harus bangun dan melakukan hal yang para mentor dan panutan saya sarankan. Kemudian saya harus melakukannya kembali! Perubahan apapun yang sedang saya coba untuk lakukan harus secara sadar terus saya ulangi proses berpikir dan tindakannya sampai mereka benar-benar tertanam dalam jiwa saya dan menjadi bagian dari diri saya.

6. Belajar Sambil Melakukan

Jika kamu menunggu sampai ‘waktunya tepat’, kamu akan menunggu selamanya. Lebih lama kamu berada pada ‘tahap persiapan’, lebih banyak alasan yang kamu dapatkan untuk tidak benar-benar memulai. Buatlah kesalahan, dan kemudian sesuaikan. Kembangkan kemampuan yang kamu butuhkan saat kamu membutuhkannya dan kamu akan menjadi lebih baik, secara lebih cepat.

7. Biarkan Opini Orang Lain Tinggal Bersama Mereka

Jalanilah hidup seperti apa yang kamu inginkan. Jika seseorang mencoba memberitahumu bahwa tujuanmu untuk memulai bisnis miliaran dolar dari nol ini tidak masuk akal; biarkanlah mereka berpikir demikian dan sadarilah bahwa apapun yang mereka pikirkan sungguh tidak jadi soal. Yang penting adalah apa yang KAMU pikirkan. Ketika saya memberitahu dokter bahwa saya akan menyembuhkan diri sendiri dari asma dan ia bilang bahwa itu tidaklah mungkin, saya hanya menjawab, “terima kasih atas pendapat Anda”, dan saya tetap menyembuhkan diri saya sendiri.

8. Buatlah Uangmu Bekerja Untukmu

Orang-orang sukses yang saya temui dan pelajari, semuanya menginvestasikan uang mereka pada sesuatu. Biasanya mereka memulai dengan menginvestasikan uang pada diri mereka sendiri dan kemudian mereka menginvestasikan uang mereka pada hal-hal yang akan memberikan mereka pendapatan pasif di masa mendatang.

9. Kesehatanmu Adalah Hadiahmu

Setelah kamu membuat rancangan untuk mendapatkan pencapaian luar biasa dan membuat perubahan di dunia, mulai terlihat jelas bahwa semuanya membutuhkan energi yang besar dan tidak ada waktu untuk ‘izin sakit’. Siapkan dan jaga tubuhmu agar selalu merasa berenergi setiap harinya. Alokasikan 90% dari dirimu untuk memberikan kehidupan, memproduksi energi, dan mengkonsumsi makanan sehat dan biarkan 10% sisanya untuk ‘kesenangan’. Sangatlah penting bahwa kamu tidak melakukan hal yang sebaliknya. Jika kamu kehilangan kesehatanmu, tidak akan ada banyak hal yang tersisa.

 

Ini bukanlah daftar yang melelahkan dan ketika saya mempunyai anak, dengan kemampuan terbaik, saya akan melatih dan mengajarkan mereka banyak pelajaran dari tahun demi tahun. Walaupun demikian, inilah 9 pelajaran yang ada dalam benak saya saat berpikir tentang apa yang paling penting yang ingin saya teruskan kepada anak-anak saya sebelum mereka menyelesaikan sekolah.

 

Oleh Jermaine Harris 

SOURCE LINK:

http://www.collective-evolution.com/2014/08/15/9-lessons-ill-teach-my-children-before-they-finish-school-2/

Comments

comments