Semua Bintang memiliki umur, dan semua benda yang berputar pada akhirnya akan berhenti. Lalu apa jadinya jika Bumi, planet yang berisi kehidupan (dan mungkin hanya satu-satunya yang memiliki kehidupan), berhenti berputar?

Bumi berotasi dengan kecepatan kurang lebih 1600km/jam, dan diketahui melambat berputar 2 detik setiap beberapa ribu tahun. Namun dengan keadaan lingkungan sekarang, sepertinya manusia mempercepat proses perlambatan ini.

Berikut adalah beberapa skenario yang terjadi bila Bumi, planet biru yang kita cintai ini melambat dan akhirnya berhenti berputar:

1. GPS dan sistem navigasi berhenti berfungsi

Sistem transportasi yang menggunakan teknologi navigasi seperti GPS terancam gagal dan tingkat kecelakaan meningkat. Hewan-hewan juga kehilangan panduan migrasi.

2. Perubahan jam dan waktu

Siang dan Malam tidak lagi dapat diprediksi. Sulit bagi kita untuk mengenal waktu lagi. Manusia tidak dapat tidur di siang hari secara terus menerus. Mereka yang hidup di bagian planet yang terpapar sinar matahari akan kurang tidur dan berubah jam biologisnya. Bumi tetap berevolusi, sehingga 1 hari menjadi 1 tahun, 6 bulan siang dan 6 bulan malam.

3. Permukaan air berkumpul ke kutub utara dan selatan.

Planet kita tidak sepenuhnya bulat. Permukaan air berkumpul di daerah khatulistiwa karena efek rotasi planet. Ketika Bumi berhenti berotasi, gaya putar yang hilang akan membuat air menjadi rata dan perlahan berkumpul kearah kutub. Kutub utara dan selatan akan membanjir, daerah khatulistiwa menjadi kering. Daerah yang dapat ditinggali hanya sekitar wilayah kutub.

4. Udara menipis

Atmosfir bumi, berputar seiring rotasi bumi. Dengan bergeraknya air ke kutub, udara juga bergerak ke arah yang sama, bernafas di daerah kathulistiwa akan seperti bernafas di atas gunung ketinggian ribuan kaki.

5. Gempa bumi, bencana alam

Lapisan-lapisan kerak bumi senantiasa bergerak. Dahulu, daratan bumi disebut pangea, dimana seluruh benua masih sebagai satu daratan yang menempel. Selama jutaan tahun baru menjadi daratan seperti sekarang. Rotasi bumi yang berhenti akan membuat pergerakan lempeng bumi semakin tidak terkendali. Gempa terjadi dimana-mana, bumi seperti sedang merobek dirinya sendiri dari dalam ke luar. Pergerakan angin juga tidak dapat diprediksi, badai tornado bisa berlangsung sampai berhari-hari.

6. Iklim dan Musim tidak ada

Perbedaan musim dan iklim kini hanya ditentukan oleh: terang dan gelap, panas dan dingin. Manusia yang masih tersisa hanya yang dapat beradaptasi dengan lingkungan yang keras, tidak adalagi makanan, tanaman tidak bisa menghasilkan karena terlalu panas, atau membeku karena terlalu dingin.

7. Sumber makanan dari laut.

Dengan air yang berkumpul di kutub, kekayaan hayati menjadi berlimpah. Cuaca terlalu ekstrim untuk tanaman tumbuh dan menghasilkan makanan, manusia yang tersisa mengandalkan sumber makanan dari laut.

8. Tidak ada peradaban maju dan perekonomian

Tidak ada teknologi, hasil bumi, perekonomian, karena semua kembali ke awal: bertahan hidup. Sisa pengetahuan digunakan manusia untuk menghasilkan listrik sederhana dari angin dan matahari.

 

Berapa lama kira-kira manusia bisa bertahan di Planet yang berhenti berputar? Berapa lama lagi kira-kira hal ini terjadi? Mungkin tidak dalam waktu dekat ini, namun kemungkinan diatas menunjukkan betapa hal yang dapat menyebabkan Bumi memperlambat rotasinya, membawa bencana bagi makhluk hidup secara keseluruhan. Apakah ada skenario lain yang mungkin terjadi jika bumi benar berhenti berputar? Menurutmu?

 

Comments

comments