Pencerahan spiritual seyogyanya terjadi di setiap pengambilan keputusan. Akan tetapi dalam lingkup yang lebih besar, pencerahan spiritual akan merubah masa lalu, masa kini dan masa depan. Ketika pilihan tersebut mendobrak dan berfikir lebih maju dari paham-paham yang sudah ada, saat itulah pencerahan spiritual mulai terjadi.

Berikut adalah ciri-ciri seseorang yang sedang mengalami pencerahan spiritual:

1. Kita mulai mempertanyakan Siapa kita ini.

Pertanyaan utama yang mulai kita pertanyakan adalah, siapa sebenarnya kita sebagai manusia. Semakin dalam kita mencari tahu, semakin kita menyadari bahwa kita adalah mahluk luar biasa yang sedang mengalami pengalaman fisik sebagai seorang manusia.

Kita selalu terhubung dengan Sang Pencipta, akan tetapi ada hal-hal yang menghalangi kita untuk berhubungan dengan Sang Pencipta.

Dengan memahami bahwa kita adalah bagian dari Sang Pencipta yang Omnipoten akan merubah segalanya, karena dengan menerima diri kita apa adanya mencerminkan cinta kasih dari Sang pencipta sendiri.

2. Kita mempertanyakan, Mengapa kita ada di dunia ini

Tujuan hidup setiap manusia berbeda dari satu dengan yang lain, akan tetapi kita mulai mencari mereka yang memiliki kesamaan visi dengan pribadi kita. Beberapa akan tertarik pada grup yang menyukai hal-hal ET (extra terrestrial), sementara yang lain tertarik pada hal yang sifatnya lebih meditatif/spiritual. Pada akhirnya, semuanya adalah sama, hanya kemasannya yang berbeda.

Menjalani tujuan hidup adalah hal yang sangat menyenangkan bagi mereka yang tercerahkan secara spiritual. Orang sering menganggap tujuan hidupnya itu lebih rumit daripada yang seharusnya, namun seringkali jawabannya sudah ada disana, hanya saja energinya tidak dicurahkan untuk tujuan hidupnya yang sebenarnya. Menjalani apa yang kita sukai tanpa melukai orang lain, adalah sebuah petunjuk kepada tujuan hidup kita.

3. Hidup kita berubah 360 derajat

Begitu kita menyadari bahwa kita adalah jiwa/roh yang sedang mendiami tubuh fisik, kita mulai melihat hal-hal secara berbeda. Kita mulai bisa menarik energi dari sistem yang dibuat untuk mengatur dan memperbudak kehidupan.

Kita mulai bisa melihat arti simbol-simbol yang tersirat di sekeliling kita, berpikir lebih jernih dan dengan kebijaksanaan.

4. Kita mulai menyadari bahwa peristiwa bukan sekedar kebetulan

Hal ini mulai terlihat dengan sendirinya tanpa kita sadari, penglihatan akan sesuatu dan perasaan dejavu mulai muncul lebih sering. Kita akan belajar bahwa realitas adalah sesuatu yang bisa dirubah. Seperti merubah saluran TV, jika tontonannya tidak menarik lagi.

5. Banyak orang yang meninggalkan kehidupan kita, sedikit teman baru, namun mereka memiliki hubungan penting

Semakin pencerahan spiritual terjadi, energi kreatif yang dihasilkan bergetar lebih cepat, hal ini mempengaruhi proses interaksi kita dengan sesama, dan seringkali membuat mereka yang belum mengalami pencerahan menjadi tidak nyaman. Ego mereka akan membuat alasan untuk tidak bergaul dengan kita lagi.

Namun getaran baru kita akan saling tarik menarik dengan mereka yang mempunyai getaran yang sama. Mungkin beberapa dari kita
akan memiliki pekerjaan baru, atau mulai mengikuti impian hidupnya selama ini.

6. Kita membuang barang dan hal yang tidak perlu

Fengshui intinya adalah bagaimana energi positif dapat mengalir di dalam ruangan sehingga membawa keharmonisan bagi mereka yang tinggal didalamnya.

Seseorang yang sedang mengalami pencerahan, menyadari keinginan terhadap barang-barang material, memberatkan tujuannya mengalami pencerahan.

7. Kita menyadari, Cinta kasih adalah dasar

Bagi kebanyakan orang, hidup sering penuh dengan kekecewaan dan sakit hati. Baik itu karena hubungan dengan orang yang dicintai, penghianatan teman, dan lain-lain.

Kemampuan untuk mendapatkan rekan yang tepat memerlukan kita untuk mencintai diri sendiri terlebih dahulu. Disadari atau tidak, kita dapat mempengaruhi hal di sekeliling kita.
Semuanya memiliki hubungan saling mencintai di level kejiwaan, begitu kesadaran itu muncul menjadi sebuah tindakan, perasaan ini menjadi berlipat ganda banyaknya.

Bayangkan efek domino dari getaran positif ini. Perasaan saling mengasihi yang mempengaruhi orang-orang disekitar kita, dan perlahan lahan merubah dunia.

8. Kita akan menjadi penenang disaat badai

Dengan menyadari kita telah tercerahkan, pola pikir kita akan bergeser, dari pola pikir bertahan hidup menjadi pola pikir yang memaafkan dan mengasihi. Ketakutan akan bertahan hidup dan kematian akan terlepas, sehingga tersedia ruang untuk rasa mengasihi dan memaafkan.

Mengajar kasih, berbagi, mencintai, dan menyembuhkan akan menjadi tujuan hidup baru.

———–

Untuk merubah dunia, cukup dimulai dari satu orang. Pada intinya, manusia sejak lama dibuat terperangkap pada getaran rendah yang menyulitkannya mencapai pencerahan spiritual. Mereka yang menyadari hal ini, akan menemukan caranya untuk melepaskan diri dari penjara ini.

Menjadi tercerahkan secara spiritual, melibatkan peningkatan kesadaran akan hal-hal yang sedang terjadi di sekeliling kita. Cinta kasih itu menyembuhakn, dan adalah kunci yang dapat merubah segalanya.

 

Article by: Michelle Walling, Sumber

Comments

comments